Freestyler Asal Hungaria Bawa Trend Baru
Ditulis oleh Super Administrator    Selasa, 04 Agustus 2009 19:49   

Dulu nama freestyle identik dengan olahraga basket. Kini tidak lagi. Karena freestyle sudah berganti menjadi olahraga akrobatik diatas motor. Trend akrobatik motor mulai marak sekitar tahun 2005 dan kemudian semakin ramai setahun berikutnya setelah diadakan kompetisi freestyler secara nasional yang dihelat oleh U Mild U Bikers. Di luar negeri tren ini sudah lebih dulu muncul dan istilah freestyle disana lebih dikenal dengan nama stuntrider.


Kini, di Indonesia olahraga akrobatik freestyle sudah mendapatkan tempat di komunitas pencinta roda dua. Peminat freestyle tiap tahunnya meningkat dan terus bertambah. Jenis aksi standar yang dimainkan oleh para freestyler tanah air adalah wheelie dan stoppie. Wheelie sendiri adalah sebuah manuver yang dilakukan dengan mengangkat roda depan sedangkan stoppie memberhentikan motor sambil mengangkat roda bagian belakang. Dari kedua gaya tersebut kemudian dikombinasikan dengan gaya gaya ekstrem lainnya seperti wheelie sambil berputar, lepas tangan, atau stoppie dengan duduk diatas tangki bensin, dan lainnya. Tingkat kesulitan dari aksi-aksi para freestyle ini benar-benar mendebarkan jantung.

Beberapa gaya freestyler tanah air masih mengadopsi aksi-aksi stuntrider asing. Salah satunya yang menjadi trendsetter para freestyler kita adalah Angyal Zoltan, stuntrider asal Hungaria. Namanya mungkin memang asing di telinga kita, namun di komunitas stuntrider internasional dan juga di Indonesia, nama ini sering terdengar. Hampir semua kejuaraan di dunia mencatat nama Zoltan sebagai jawaranya, karena dialah satu-satunya di dunia yang bisa melakukan aksi akrobatik di atas motor dengan satu roda, berjalan berputar, dan sambil duduk membelakangi muka. Aksi tersebut dikenal dengan nama Switch Back Circle Wheelie, salah satu jenis aksi paling ekstrem dalam freestyle atau stuntrider. Aksi stunt terbaru ini dilakukannya saat kejuaraan di European Stunt Riding Championship, Austria dan sejak saat itu namanya pun mencuat.

Sebelumnya, pria yang berasal dari sebuah kota kecil bernama Kunhegyes di Jász-Nagykun-Szolnok, Hungary ini memang sudah menjuarai berbagai macam kompetisi stuntrider di Finlandia, Belanda dan Hungaria. Pria kelahiran 21 maret 1985 ini memulai karirnya dengan kegemarannya bergaya memainkan motornya. “Sepeda motor yang saya gunakan untuk melakukan atraksi pertama adalah jenis MZ asal Jerman dengan kapasitas mesin 125 cc," ujarnya. Karir pertamanya di bidang akrobatik bermotor ini kemudian baru dimulai tahun 2006 dan dua tahun kemudian dia menjadi juara dua di European Stunt Riding Championship, Austria dengan melakukan aksi yang hingga kini belum bisa ditiru lainnya yaitu switch back wheelie tanpa ban depan. Tahun berikutnya dia berhasil naik podium pertama di Stuntwars Competition, Florida USA.

Untuk melihat kebolehannya berlaga tak perlu ke Austria, karena U Mild U Bikers memfasilitasi keinginan para bikers dengan mendatangkan Angyal Zoltan ke ajang U Mild U Bikers Festrack 2009, di Mandala Krida, Yogyakarta (18-19/04), Stadion Tumenggung Abdul Jamil, Batam (11-12/6), PRJ Kemayoran, Jakarta (3-4/10) dan Sirkuit Kenjeran, Surabaya (21-22/11).

Selain memperlihatkan aksi-aksi ekstremnya, Zoltan akan beradu aksi dan tandem bersama Wawan Tembong, jawara freestyle lokal Indonesia yang merupakan Best of the Best Freestyle U Mild Freestyle Competition 2008. Tak hanya tampil sebagai bintang tamu, Zolthan juga akan hadir untuk berbagi ilmu tentang gaya dan aksi-aksi yang membawanya menjadi juara dunia. “U Mild berharap terjadi transfer ilmu berupa tips dan trik dari Zoltan ke freestyler lokal, serta sebaliknya Zoltan juga bisa melihat bahwa freestyler kita juga tak kalah jago dan dia bisa membantu membuka jalan untuk penjenjangan freestyler Indonesia agar dapat berkompetisi di luar negeri,” tandas Yasin Tofani Sadikin, Brand Manager U Mild.

Senada dengan Tofani Wawan, mengatakan kehadiran Zoltan diharapkan bisa membawa trend sekaligus membuka wawasan para freestyler di Indonesia agar bisa menjadi profesional seperti dirinya. “Zoltan memang hebat. Meski freestyle Indonesia sudah banyak yang bisa melakukan aksi-aksi seperti freestyle luar, namun aksi Switch Back Circle Wheelie memang benar benar gila, dan wajib disimak,” tandas Wawan Tembong. Wawan berharap suatu saat freestyler Indonesia bisa mendapatkan apresiasi dari masyarakat, tak lagi dipandang sebelah mata sebagai hobi jalanan, namun menjadi sebuah profesi yang dihargai seperti halnya Angyal Zoltan.